1. Etiket
Pada
etiket tertulis :
1.
Pada sebelah atas : nama Apotek,
alamat apotek, nama apoteker, Nomor SIK Apoteker, atau Nomor SIA.
2.
Sebelah kiri atas : nomor resep
3.
Sebelah kanan atas : tempat dan
tanggal pembuatan resep
4.
Ditengah simetris : nama pasien
5.
Dibawah nama pasien : cara
pemakaian
6.
Pada obat luar ( etiket biru )
perlu ditulis pada bagian bawah : “ Obat Luar”
2. Cara
memberi etiket
a. Diambil etiket sesuai dengan penggunaan sediaan, warna biru
untuk sediaan untuk pemakaian luar, etiket putih untuk sediaan yang digunakan
secara oral.
b. Etiket diambil disesuaikan dengan kemasan sediaan yang
digunakan.
c. Etiket dirapikan dengan cara digunting tepi-tepi sisa
potongan yang kurang rapi.
3. Signa
a. Signa
dituliskan rapi, nama ditengah dengan penulisan cara pakai yang rapi, jelas dan
mudah dibaca oleh pasien ( karena bisa berakibat fatal hanya karena salah
penulisan signa atau salah persepsi tentang cara pakai/aturan pakai hanya
karena tulisan yang tidak jelas).
b. Membubuhkan paraf kecil pada sisi sebelah kiri sebagai
identitas pembuat resep.
4. Label
1. Dibawah
etiket kalau perlu ditambahkan label “ Kocok Dahulu” untuk sediaan-sediaan yang
membutuhkan label kocok dahulu seperti sediaan syrup, emulsi, suspensi, infusa,
sediaan cair yang mengandung minyak atsiri, potio yang mengandung bahan tidak
larut, liquor/ mixtura/ lotio yang mengandung bahan tidak larut.
2. Selain
label kocok dahulu kalau perlu ditambahkan label “ Tidak Boleh Diulang Tanpa
Resep Dokter” untuk obat- obat golongan keras dan narkotika.

- Follow Us on Twitter!
- "Join Us on Facebook!
- RSS
Contact